Banyak beberapa orang yang menganggap
matematika itu susah dan rumit tapi tidak dengan beberapa orang ini :
1.
Carl Friedrich GaussKejadian
menakjubkan dan ajaib dilakukan Gauss ketika duduk di sekolah dasar. Saat itu,
sang guru berharap memiliki waktu istirahat lebih banyak sebelum melanjutkan
pelajaran. Ia pun meminta murid untuk menjumlahkan bilangan 1 sampai 100. Akan
tetapi, keinginan sang guru sia-sia karena Gauss mampu menyelesaikan soal dalam
beberapa detik saja. Ia pun menggunakan cara unik dan ajaib dalam menyelesaikan
soal itu. Gauss mengelompokkan bilangan 1 hingga 100 menjadi 1 dan 100, 2 dan
99, 3 dan 98, 4 dan 97, dan seterusnya hingga 50 dan 51. Setiap pasang bilangan
berjumlah 101 dan ia mendapatkan 50 pasang bilangan sehingga jumlah totalnya
50x101=5050. Sungguh cara yang menakjubkan dan ajaib!
2.
Paul WolfskehlJika
ada yang bertanya, apakah Paul seorang ahli matematika? Jawabannya, bukan. Paul
bukanlah seorang ahli matematika. Ia adalah seorang yang bergerak dalam bidang
industri dari Jerman. Lantas, apa hubungan Paul dengan ilmu angka ini? Ya.
Hidup Paul pernah diselamatkan oleh matematika.Paul
sempat memutuskan untuk bunuh diri dengan sebuah pistol yang akan ditembakkan
ke kepalanya. Bahkan, Paul telah merencanakan tanggal serta jam berapa ia akan
bunuh diri. Entah apa yang melatarbelakangi Paul untuk mengakhiri hidupnya,
mungkin karena ia mengidap penyakit tertentu atau karena masalah percintaan.Seperti
sebuah petunjuk keselamatan, Paul memutuskan untuk mengunjungi perpustakaan
pribadinya beberapa jam sebelum waktu yang ditentukan untuk bunuh diri.Di
perpustakaan, ia menemukan sebuah makalah mengenai teorema yang sanyat
terkenal, yaitu: Fermat's Last Theorem.Paul
pun mulai menyelami setiap tulisan dalam makalah tersebut hingga kesibukannya
menenggelamkan niat bunuh diri. Bahkan, Paul tidak lagi memikirkan niat awalnya
untuk mengakhiri hidup. Ia hanya sibuk memikirkan cara untuk memecahkan masalah
yang "dibawa" makalah tersebut.Paul
terus berusaha memecahkan soal dalam waktu yang cukup lama. Meskipun usaha
memecahkan soal itu gagal, Paul tersadar bahwa waktu yang ia tetapkan untuk
bunuh diri telah terlewat. Ketika menyadari hal itu, Paul sangat kagum akan hal
ajaib yang ia alami saat berusaha memecahkan soal hingga mampu membatalkan niat
bunuh dirinya.Paul,
bahkan, menyediakan hadiah sebagai "balas jasa" sebesar 100.000 Marks
bagi yang mampu memecahkan masalah Fermat's Last Theorem.Hadiah
itu dikenal dengan nama Hadiah Wolfskehl.
3.
George DantzigKisah
ajaib ini dipastikan mampu membuat Anda takjub. Saat menempuh studi doktoral,
George Dantzig terlambat menghadiri sebuah mata kuliah. Ketika ia memasuki
ruangan, telah tersedia dua buah soal di papan tulis. Ia pun menyalin soal
tersebut dan berusaha mengerjakannya sebagai tugas kuliah. Setelah mengerjakan
beberapa saat, ia sadar bahwa tugas tersebut lebih sulit dari biasanya. Namun,
ia tetap berusaha mengerjakan tugas itu hingga selesai. George akhirnya
mengumpulkan soal itu seraya meminta maaf pada sang dosen karena mengerjakannya
agak lama dengan alasan soal itu"sedikit lebih sulit dari biasanya".Enam
minggu kemudian, sang dosen datang ke rumah George dengan tergopoh-gopoh.
George kaget bukan main karena ia takut telah melakukan kesalahan. Akan tetapi,
sang dosen menyampaikan kabar mengejutkan bahwa kedua soal yang dirampungkan
George merupakan 2 soal statistika yang belum terpecahkan oleh siapa pun.
Georgelah orang pertama yang mampu memecahkannya.Hasil
pekerjaan George dirangkum menjadi sebuah makalah yang dipublikasikan oleh sang
dosen. Hal ajaib tidak berhenti di situ, kedua soal tersebut diterima sang
dosen sebagai disertasi. Kisah tentang George pun digunakan sebagai topik
khotbah mengenai kekuatan berpikir positif oleh seorang pendeta kala itu.
Bahkan, sebuah film populer,Good
Will Hunting, dibuat berdasarkan cerita ajaib Goerge Dantzig. Itulah beberapa orang yang
memilki keajiban dengan MATEMATIKA.
0 komentar:
Posting Komentar